27 Mei, 2008

ABOUT NIRVANA AND KURT COBAIN

THE MOST IMPORTANT THINGS YOU SHOULD KNOW ABOUT NIRVANA AND KURT COBAIN (by : Randt Boreel)

• “Where Did You Sleep Last Night”, was written by Lead Belly. “Love Buzz” was written by Shocking Blue.

• “Polly” was a descendant of “Pretty Polly”, a murder ballad that might have been a century old when Dock Boggs recorded it in 1927.

• At the 1991 Reading Festival, Eugene Kelly of The Vaselines joined Nirvana on stage for a duet of “Molly’s Lips”.

• Pat Smear was recruited by Cobain whom he was the former of legendary L.A. Punk band, The Germs.

• Curt and Cris Kirkwood (MTV Unplugged) is the two lead members of Meat Puppets.

• Kurt Cobain =
The John Lennon of Grunge.

• Cobain wrote the phrase that he wasn’t a gay although he wish he were, just to piss off homophobes.

• Kurt wasn’t remember a lot of the “You Know You’re Right” song except it was recorded on the spur, he had been humming the verse for a few weeks. He though it was suppose to sound more like Fugazi, it was heavy and he never liked that song.

• When Kurt was a little kid, he wanted to be a stuntman.

• The first lyrics (which he created by him when he was 4 years old age) was when he headed with his Aunt, Mari, after hanged out from the town. He sang, “we went to the garden, we bought a candy.”

• Nirvana hated Geffen Records.

• Kurt prefer like to be Punk than Grunge and that’s why he made a statement “GRUNGE IS DEAD.”

• Nirvana never wanted to become “a grunge style icon.”

• Kurt pissed off about Jason Everman drum style although Kurt owed him 600 bucks for record fee. Kurt fired him.

• David Geffen only paid Nirvana a million for “Nevermind” album. The record label received 50x than those.

• Hole’s second album, Life Trough This, was all made by Cobain. Except for the lyrics by Courtney Love and was re-arrangement by Eric Erlandson and Dave Grohl.

• The first word Grunge was created by Mark Arms of Green River (forwarded into Mudhoney). He said the meanings of Grunge is dirty and slum. But Cobain changed it into “dirty music which surrounded by gay.”

• Most of people, magazine, and TV making hoax to Grunge’s ethos. Such like “grunge is dead’ changed into “grunge is really dead”, but it’s not true at all.

• The song “Lie To Me” by Silverchair was a copy%@!#• The song “Lie To Me” by Silverchair was a copy%@!#$& from “Tourette’s” by Nirvana.
amp; from “Tourette’s” by Nirvana.

• “About A Girl” was dedicated to Kurt’s ex-girlfriend, Tracy.

• Kurt called Rolling Stone’s magazine as a sucks zine just because they had a hip band on their cover.
Last, Nirvana created a song called FUHGAWZ which related to Eddie Vedder. Eddie called Fugazi as fuhgawz, and Kurt said that it was the funniest things ever in his life to heard the moment of Eddie's stupid mouth linguistic false.
Seemore...

Let’s make some noises!

Pengenalan serta pemahaman sound bagi sebuah band adalah hal yang sangat penting dan mutlak diperlukan. Dalam arti lain, sound sebuah band ibarat finger print! Sidik jari sebuah band. Sound bandmu adalah identitas bagi bandmu. Band-band yang berkualitas dan sudah mempunyai nama besar, bisa langsung dikenali dari soundnya meski baru terdengar intro pembukanya saja, atau melodi awal.
Untuk mencari sound yang tepat yang bisa menggambarkan atau mencerminkan band, bagi banyak orang terasa amat susah, hampir sama susahnya dengan meng-aransemen materi lagu itu sendiri.

Akan tetapi, sama dengan semua masalah-masalah lainnya, mengenal, mempelajari dan mencari sound yang tepat bagi sebuah band, meski sulit, namun tetap ada pemecahannya. Dengan jalan meng –over –smplifikasi-kan (menyederhanakan), atau dipermudah pemecahan masalahnya.
Biasanya dalam kasus seperti ini, saya menganggap bahwa semua amplifier adalah sama. Meskipun dibedakan dengan banyak merk dan type, bagi saya amplifier bagaimanapun juga hanyalah pengeras suara! Sehingga untuk meramu dan mengolah sound kita hanya cukup mempelajari dan mengetahui kharakter dari:


1. tone, mid, bass untuk menghasilkan sound yang basah dan berat
2. light, treble untuk menghasilkan sound yang kering dan ringan

Selanjutnya, kita tinggal mencari dan mengolah untuk menemukan sound yang tepat sesuai kharakter yang kita inginkan bagi band.
Meskipun begitu, tetap saja saya membutuhkan waktu minmal satu bulan untuk menemukan sound yang tepat bagi satu buah lagu band saya
Sekarang mari kita sedikit mempelajari anatomi musik noise untuk mempermudah pemahaman kita.

Berbicara masalah musik noise sebenarnya berbicara tentang suatu kondisi rekanan yg jaman dulu sangat ditabukan.. pada waktu dulu semua hasik rekaman haruslah bersih dari suara mendesis, bocor, feedback dll.. tetapi pada perkenbangannya suara2 yg 'mengganggu' tersebut akhirnya menjadi suatu kelaziman bahkan menjadi suatu genre musik tertentu..

ada beberapa jenis musik noise yg telah umum kita kenal antara lain:
* psychedelic (band gw nih.. ah tai.. siapa mau peduli!)
* avant -rock
*harsh noise
*dark ambient
*murk (atau biasa juga disebut mook)
*lo-fi mung
*industrial noise
*out jazz
*free skronk
*tape alchemy
*acid sludge

Ada buku khusus musik noise dgn judul avant rock mengenai perkembangan musik noise mulai jaman jimi hendrik, pink ploid, sonil yut hingga rapnya bisti bois. gw kebetulan dapet di toko buku dan distro garasi 337

Mengenai sound atau proses recording tentu band2 tersebut punya resep dapur tersendiri..

tetapi ada sedikit kiat yg mungkin bisa membantu:
1. menempelkan bunyi apa saja yg mempunyai getaran resonansi tinggi pada sepul gitar akan menimbulkan bunyi2 tertentu.. contoh musik box, ciptain nada pada HP kemudian tempelkan pada saat berbunyi, radio terutama gelombang AM yg bocor dll.. ooopppsss.. gw lipa vibrator dan dildo juga ga kalah seru juka ditempelkan pada sepul gitar saat barang ajaib itu kita tekan play.. ketika sedang bergetar dpt kita gesek2an pada senar gitar..
2 pada saat recording, untuk hasil yang memuaskan, teramat sangat disarankan membawa alat musik, efek dan sound sendiri.. studio recording hanya kita perlukan tempat dan juga sarana komputer untuk proses datanya.. semakin butut dan bosor sound yg kita bawa.. percayalah.. sound noise dan feedback yg dihasilkan akan makin keren..
3. gitar yg didekatkan pada sound akan menghasilkan efek feedback (sudah lazim diketahui) lama serta tinggi nada feedback tergantung sama jarak gotar dgn sound serta efek distorsi yg kita setel..
4. gitar atau bass yg di banting atau dipukul2 akan menghasilkan efek dengung yg fantastis.. ( gw dulu merasa keren kalo waktu di atas stage gw mukul2 gitarnya pake kepala)
5. gitar bisa sesering mungkin out key tapi bass hanya bisa pada saat2 tertentu karena dia harus 'kawin' dgn beat drum.. bass dan drum hanya bisa out key saat reffrain dan juga saat klimaks lagu, (biasanya dibikin seribut mungkin, di stage namanya orgasme finak).
Seemore...

Kurt Cobain's 1960's Mosrite Gospel

This instrument is unusual in a couple of ways. It is the only known example of a Mark IV style Mosrite Gospel model. While Kurt owned and smashed many cheap (usually Univox) copies of Mosrite guitars during his career this was one of only two actual Mosrites he owned. (The other was damaged and given away.) It was also one of his favorite guitars, which saved it from the usual fate of the instruments he used for live performances. Kurt purchased the guitar in San Francisco in 1990.

According to Earnie (Bailey), Kurt had only one Gospel, and this is a beyond rare guitar. At the time Kurt died, I was secretly working with Loretta Mosley to build Kurt a lefty Gospel, .in some cool color. Unfortunately, Kurt passed away as Earnie was gathering photos to send to Mosrite of Kurt's original. Loretta sent me a nice letter after it ended, as she had recently lost Semie (husband, founder of Mosrite) and was now running Mosrite on her own... she had sent me some sales literature of another Gospel, but could find no history of ever having made one based on the Mark IV guitar. Seemore...

definition : "GRUNGE"

grunge
n : the state of being covered with unclean things [syn: dirt,
filth, grime, soil, stain, grease]
Seemore...

Stories of Grunge

Bermacam peristiwa besar tergelar hingga tercatat bukan hanya dalam tinta emas tapi menjadikan sejarah yang memiliki arti. Tak kecuali yang berlaku dalam sejarah musik pop. Saat The Beatles tampil di Cavern CLub (1962), Bob Dylan di Newport (1965), Jimi Hendrix di Woodstock (1969) adalah antara lain peristiwa-peristiwa itu, dan saat Nirvana merilis album In Utero, pada September 1993, kata seorang eksekutif dari Geffen Record. In Utero? Kenapa justru nggak saat Nirvana merilis album Nevermind (Oktober 1991) yang laris jutaan copies itu?

Nevermind memang jadi pembuka jalan. Tapi In Utero jadi bukti. Bukti bahwa Grunge (baca:granch) sebagai alternatif rock punya nilai jual sama tinggi dengan corak musik lainnya dalam industri musik dekade ini. Terjual diatas 3 juta copies (di pasar Amerika saja, Juni’94), In Utero jadi bukti, bahwa grunge bukan hanya geraman sesaat. Tapi makin melaju, menggerung tak terbendung sepak terjangnya di blantika rock dunia. Grunge “mahluk”� apa ini?
layaknya musik, tak satupun definisi yang bisa mematok arti sebenarnya dari grunge ini. Ia bisa berarti sesuatu yang seenaknya�, ketidakteraturan�, antipola�, bahkan kesederhanaan�, atau malah bunyi memekakan laksana teriakan babi?

Apalah mau disebut. Toh semua bisa saja dipaskan. Yang pasti, grunge jadi salah bentuk yang mengemohi kemapanan dalam pergaulan rock. Ia menawarkan pilihan lain dari sebangsanya hardrock, heavymetal yang dianggap sudah kelewat kuno. bahkan sementara punk rock yang dianggap sudah kehilangan semangat. Dan datanglah grunge memberi alternatif.

“AWALNYA ADALAH BUNYI,
DAN JADILAH MUSIK. AWALNYA ADALAH PERISTIWA, DAN JADILAH SEJARAH”

Sebagian literatur menyebutkan grunge lahir sejak era jayanya punk ditahun 70-an dan bermuara di Minneapolis, dan sejak tahun 80-an mulai bergerak kekawasan pantai barat laut (northwest) Amerika.

Dengan musik nyaris minus sound effect, kecuali suara gitar yang sangat kasar, musik grunge dinilai banyak kritisi musik tak lebih dari Rock n’Roll minus attribut. Apakah attribut yang dimaksud adalah jaket kulit, rambut kaku ber-hair spray, kalung gelang metal, kostum mengkilat, atau lampu warna warni dan kembang api di panggung konser?

Mungkin iya. Tapi, grunge toh nggak lahir dengan sendirinya. Ia bisa tidak sama dengan hardrock atau heavymetal. Namun dia adalah anak dari hardrock era 70-an (diantaranya musik yang dibawakan macam KISS, Black Sabath, AC/DC pada saat itu) yang berpasangan dengan punk rock (diantaranya seperti yang diusung Sex Pistols atau Ramones).

Pengertian model begini, mungkin jadi lebih gampang diterima. Karena melacak jejak berdasarkan sejarah perjalanan mungkin lebih memperjelas. Toh tak satupun musik yang mau di-kubu-kan, atau dikotak-kotakkan. Tapi yang kemudian jadi pertanyaan dengan tanda tanya� besar, apakah setelah grunge menjadi genre tersendiri, atau setelah grunge menjadi salah satu roda penggerak industri musik, masihkah juga pantas sebagai alternatif?

Layangkan saja pandangan ke Seattle dinegara bagian Washington sana. Pasang saja telinga mulai dari kawasan pantai barat sampai dengan ke west coast di Amerika sana. Siapa yang bisa menyangkal besarnya grunge. Hingga ia pun -suka atau tidak- sudah menjadi pola, melahirkan keteraturan. Dan NIRVANA memang tidak sendiri.

Sekedar menyebut nama Pearl Jam, Alice In Chains, Soundgarden, Mudhoney adalah mereka yang telah mengecap manisnya madu industri musik lewat musik ini. Dan Seattle pun maki sah saja jadi kiblatnya grunge. Seperti menyebut hal yang sama dengan Nashville untuk country, New Orleans untuk blues atau hardrock/heavymetal untuk LA.
Pdahal ketika tahun ‘88 saat Mudhoney merilis single Touch Me I’m Sick, cuma 2 bar dan 1 klab kecil di Seattle yang mau memutarnya. Artinya, Seattle sendiri belum bisa menerima musik semodel yang diusung Mudhoney.

Kondisi seperti ini tentu saja bikin ngeri sebagian rocker di Seattle. Makanya mereka pun hijrah dari Seattle. Sebut aja The Blackouts, group yang mengusung punkrock ini cabut ke chicago dan di kemudian hari dikenal dengan Ministry. Lantas gitaris Duff Mckagan keluar dari Ten Minute Warning, dan berangkat ke Los Angeles, lantas mengkilap sebagai pembetot bas Guns N’Roses.

Tapi itu semua kisah lama dan semua berubah dengan cepat. Seattle jadi tujuan utama banyak group-group rock asal LA datang ke kota itu.Jangan ditanya kiprah media massa khusus musik, mereka mengakat profil Seattle sebagai laporan utamanya,dan akhirnya banyak perusahaan-perusahaan rekaman besar, jaman perburuan emas� pun sudah dimulai.
Dan istilah baru pun lahir “Seattle Sound�”. Inilah istilah yang menunjuk pada warna musik rock yang diusung grup-grup asal atau jadi besar di Seattle.

Karakteristik Seattle sound inilah aplikasi dari grunge (yang juga merupakan istilah) bahkan dengan garis batas yang nyaris makin besar hingga hampir semua grup digolongkan mengusung Seattle sound. Mau diang yang bernama The Melvins, Ten Minute Warning, U-Men, Soundgarden, Skin Yard, Screaming Trees, TAD, Nirvana, Mudhoney, Mother Love Bone, Alice In Chains, Pearl Jam, Hole, dan masih banyak lagi tuh.
Tapi lembaran awal grunge sebetulnya dibuka oleh Jimi Hendrix,�klaim satu literatur�. Yeah, mungkin saja. Yakni ketika Hendrix masih berumur 11 tahun (1953), saat itu ia menyiram cairan ke sekujur gitar dan menyetel volume amplifier sampai ke angka maksimum.

Namun tabir blantika grunge mulai terbuka pada tahun 1986, ketika album kompilasi Deep Six dirilis. Di album itu tampil antara lain Soundgarden, Green River, juga The Melvins. Kami main bareng, kami bincang-bincang, apa yang kami suka juga yang kami benci,� kenang Chris Soundgarden Cornell.

Begitu bebas, begitu lepas, itulah cerminan yang terpantul dari sikap bermusik para pengusung grunge. Termasuk menempatkan bermusik sebagai hobi belaka bukan untuk merangguk uang. Artinya mereka cukup senang jika masuk rekaman lalu diedarkan oleh perusahaan rekaman kecil dan tidak peduli mau laku atau tidak.

Tapi perjalanan waktu pun membuat keropos tiang-tiang prinsip. Sebagian pengusung grunge mulai yakin bahwa musik bisa menjadi penopang hidup. Seperti yang diproklamirkan pertama kali oleh Jeff Ament, Stone Gossard, dan Andy Wood. Namun komunitas rock di Seattle tak gentar. Mereka lantas memproduksi album memori Temple of the Dog. Di album ini pun hadir Chris Cornell, teman sekamarnya Wood. Jeff Ament dan Stone Gosard di kemudian hari berkibar lewat Pearl Jam.

“AWALNYA ADALAH POPULARITAS, DAN JADILAH NIRVANA YANG TERATAS. AWALNYA ADALAH PUTUS ASA, DAN JADILAH KURT COBAIN MELEDAKAN KEPALA”

Kurt Cobain gitaris, vokalis sekaligus tonggak Nirvana ditemukan tewas 8 April 1994 sekitar pukul 9 pagi dirumahnya di Seattle. Dan bendera setengah tiang pun dikibarkan dipuncak grunge. bahkan bisa jadi untuk blantika musik pop dunia. Tapi, Seattle Sound tak akan pernah redup, grunge tak akan berhenti menggerung. Elo semua boleh percaya itu !!
Seemore...

"...SEBUAH PERJALANAN PANJANG TENTANG SEJARAH MUSIK GRUNGE DAN PARA PELOPORNYA...."

Istilah GRUNGE muncul pertama kali pada awal tahun 90'an saat Nirvana melejit lewat singlenya Smeel Like Teen spirits. Grunge merupakan perpaduan antara Heavy Metal dengan Punk dengan dasar sound yang muncul ala the Stooges dan Black Sabbath. Meski suara gitarnya mirip musik metal 70'an, tetapi estetika Grunge jauh berbeda dari musik metal tsb. Lirik dan musiknya lebih mengarah ke punk dan idealisme indie seperti aliran American Hardcore awal '80an.

SOUND GARDEN

Meski dipengaruhi oleh blues rock Led Zeppelin dan rif-rif slow yang murung ala Black Sabbath, SoundGarden bukanlah band Metal. Musik mereka memiliki cita rasa punk seperti band D.I.Y lainnya dan sentuhan humor yang ironis serta cerdas khas band UnderGround Amerika dipertengahan'80an.

Kekuatan Vocal Chris Cornel dan rif gitar Kim Thayil yang lebar menjadikan ciri utama musik SoundGarden. Ciri khas pula yang membawa mereka keluar dari jalur Underground dan menjadi band Grunge pertama yang masuk ke dapur rekaman berlabel indie, Sup Pop dan kemudian naik ke Major Label.

Sejarah Soundgarden dimulai saat tiga sahabat dari lilinois
yaitu Kim Thayil(Guitar), Hiro Yamamoto(Bass) dan Bruce Pavitt kuliah di Olympia, Washington tahun 1981. Ketimbang menyelesaikan kuliah, merekabertiga malah lebih suka bergelut di arena musik Underground di Washington. Pavitt yang tidak piawai main musik menjadi pendiri label Sub Pop. Yamamoto lalu membentuk band di tahun 1984 dengan teman sekamarnya yaitu Chris Cornell(Vocal) yang berasal dari Seattle dan pernah menjadi drumer dibeberapa band. Setelah Thayil dan Scot Sundquist(Drum) bergabung band itu pun lalu di beri nama SoundGarden. Dan pada tahun 1986 Scot keluar dari posisinya lalu diisi oleh Matt Cameron, Soundgarden kemudian merilis single Hunted Down di bawah label Sub Pop tahun 1987 sebelum merilis EP Screaming Life(1987) dan EP kedua FOPP(1988) menjadi Hit di kalangan Underground sehingga mereka langsung dilirik pihak Major Label. Baru setelah merilis Ultramega OK(1988) di bawah label indie SST, Soundgarden melompat ke perusahaan besar A&M Records dan merilis Louder Than Love(1989). Yamamoto kemudian keluar untuk meneruskan sekolahnya, padahal album Louder mendapat nominasi Grammy Award. Jason Everman, mantan drumer Nirvana sempat mengisi kekosongan sebelum Ben Shepard bergabung tahun 1990.

Setahun kemudian, album Badmotorfinger dirilis, meski di nilai bagus dan sempat mencetak beberapa hit, album ini kalah sukses dengan Nevermind milik Nirvana yang di rilis bersamaan. Oleh pihak A&M, Soundgarden lalu di pasarkan sebagai band metal dan mengikutkan mereka dalam tour Use Your Illusion Guns 'N Roses. Andil mereka dalam tour G'NR ini dan pemberitaan besar-besaran tentang Grunge di media massa, membuat nama Soundgarden menjadi terangkat. Kesuksesan album Temple of the Dog(tribut to Andrew Wood) yang di kerjakan oleh Cornell dan Cameroon bareng Pearl Jam juga membuat Soundgarden semakin populer. Puncaknya, album Superunknown(1994), terjual lebih dari tiga juta keping dan meraih dua Grammy lewat single Black Hole Sun. Tetapi sangat di sayangkan kolompok yang di kenal dengan anti drugs ini tidak bertahan lama. Setelah merilis Down on the Upside(1996) yang meraih platinum dengan hit Pretty Noose, dan tampil di Lollapalooza, mereka memutuskan bubar pada bulan April 1997. Kabarnya para personilnya Soundgarden sudah tidak lagi sepaham dan memilih untuk mengerjakan proyeknya sendiri-sendiri.

NIRVANA

Lewat album kedua mereka yang bertajuk "Nevermind" Nirvana dianggap berjasa dalam mempopulerkan punk, post punk dan indie rock sehingga aliran tsb menjadi mainstream di Amerika. Sound Nirvana sendiri mirip Black Sabbath dan Cheap Trick dengan pengaruh dari band-band indie rock seperti The Vaselines dan Meat Pupppets. Jadilah musik Nirvana yang berideologi indie dengan melodi pop dan distorsi heave metal.

Sejarah Nirvana di awali oleh pertemuan Kurt Cobain(Guitar/Vocal) dan Krist Novoselic(Bass) lewat Buzz Osboume(leader dari grup The Melvins) di Aberdeen(dekat Seattle) pada tahun 1985. Meski memiliki latar belakang keluarga yang berbeda(keluarga Krist cukup harmonis sedangkan orang tua Kurt telah bercerai), mereka sama-sama menyukai musik hardcore punk. Kurt yang pernah gabung dengan band Punk yang bernama Fecal Matter kemudian membentuk Stiff Woodies bersama Krist. Waktu itu Kurt main drum dan krist pegang bass. Posisi Gitar dan vocal diisi oleh pemain tambahan sebelum Kurt memutuskan untuk menjadi gitaris sekaligus vocalis. Bersama drumer Aaron Burkhart, nama Stiff Woodies di ganti menjadi Skid Row, lalu di ubah lagi pada tahun 1987 menjadi Nirvana setelah setahun sebelumnya Aaron Burkhart keluar dan digantikan oleh Chad Channing. Nirvana kemudian membuat sepuluh demo bersama produser Jack Endino yang menawarkan demo tsb ke Jonathan Poneman, salah satu pendiri label Sub Pop(bareng Bruce Pavitt). Di bulan Desember 1988, Nirvana pun merilis single pertama lewat Sub Pop yang berjudul Love Buzz milik kelompok rock tahun 70'an asal Belanda, Shocking Blue. Single ini cukup sukses sehingga Nirvana langsung merilis debut album yang pertama yaitu Bleach(1989) dengan biaya hanya 600 dollar. Perlahan tapi pasti Bleach menjadi hit di radio-radio di kampus dan Nirvana secara konsisten mengadakan tur bersama gitaris kedua yaitu Jason Everman meski namanya di tulis di sampul kaset tetapi tidak main di satu lagupun. Jason kemudian meninggalkan Nirvana dan bergabung dengan Soundgarden kemudian Mindfunk.Bleach terjual sekitar 35.000 keping dan menjadi album favorit di kampus-kampus. Setelah merilis single Sliver, Dive bersama Butch Vig dan drumer Mudhoney, Dan Peters, Dave Grohl(eks hardcore band, Scream) masuk dan menjadi drumer tetap di Nirvana. Mereka lalu menggarap album keduanya yang bertajuk Nevermind di bawah label raksasa yaitu Geffen Records yang di rilis pada September 1991, setelah tur ke Eropa bareng Sonic Youth.

Lagu empat chord yang berjudul Smell Like Teen Spirits single dari album Nevermind ternyata meraih sukses berat. Videonya terus menerus diputar di salah satu stasiun music MTV dan menerobos Top Ten AS. Ditangga album Nevermind bahkan mengalahkan album milik Michael Jackson(Dangerous) dan sekaligus meraih triple platinum. Bukan hanya dunia industri musik yang di kejutkan oleh sukses besar tersebut, tetapi juga para personil Nirvana sendiri. Mereka tampaknya tidak siap mental untuk menerima kesuksesan tersebut. Popolaritas membuat ketiganya tertekan dan mulai bertingkah aneh dengan aksi panggung yang selalu di akhiri dengan perusakan alat-alat musik yang ada di panggung. Tekanan ini juga membuat Kurt dekat dengan obat-obat sialan itu. Pernikahan Kurt dengan Courtney Love(Hole) tahun 1992, tidak memperbaiki keadaan. Kurt semakin kecanduan obat, Love bahkan di kabarkan juga mengkonsumsi obat-obat sialan itu pada saat hamil putri mereka, Frances Bean. Masalah pribadi membuat Nirvana tidak menggarap album baru, sebagai gantinya mereka merilis Incestiside(1992) yang merupakan kumpulan-kumpulan single lama. Baru di tahun 1993 mereka merilis album In Utero bersama produses Steve Albini. Album ini sukses di pasaran dengan Hit Heart Shaped Box dan All Apologies. Kesuksesan Nirvana Nirvana tidak diikuti dengan kesembuhan Kurt, Kurt semakin tenggelam dalam depresinya dan beberapa kali berusaha untuk bunuh diri. Puncaknya, Kurt dikabarkan meninggal akibat bunuh diri dengan menembakan kepalanya sendiri pada bulan April 1994. Kematian Kurt membuat Krist dan Dave memutuskan untuk membubarkan Nirvana. Sebelumnya, mereka merencanakan merilis album MTV Unplugged(1994) dan From Muddy Banks of the Wishkah(1996) secara live version. Dua mantan personil Nirvana kemudian membentuk grup baru. Krist membentuk trio Sweet 75 dan Dave menjadi Gitaris dan vocalis Foo Fighters.

PEARL JAM

Pearl Jam bangkit dari puing-puing Mother Love Bone yang di tinggal mati Vocalisnya, Andrew Wood akibat Over Dosis pada tahun 1990. Setahun kemudian gitaris Stone Gossard dan bassis Jesf Ament merekrut Mike Mc Cready(lead guitar), Eddie Vedder(vocal), dan Dave Krusen untuk membentuk Pearl Jam. Pada awal tahun 1992 mereka merilis debut album yang bertitle Ten saat itu industri musik mulai bisa menerima aliran lewat kesuksesan Nirvana. Ten langsung melejit menyamai jumlah penjualan Nevermind dengan tiga hit Alive Evenflow, dan Jeremy. Pearl Jam pun dikenal lewat musik yang memadukan rif heavy rock tahun '70-an dengan post-punk '80-an.

Tak lama setelah merilis album, drumer Krusen mengundurkan diri dari posisinya lalu langsung di isi oleh Dave Abruzzese. Bersama Abruzzese, Pearl Jam menggelar tour keliling Amerika termasuk konser Lollapalloza II. Meski namanya mulai naik daun, popularitas nampaknya menjadi hal yang tabu oleh para personel Pearl Jam. Mereka menolak membuat video untuk lagu-lagu seperti (Daughter, Animal, Rearview Mirror) dari album kedua Vs(1993). Padahal sebelumnya video Jeremy menjadi video terbaik versi MTV. Selain menolak membuat klip, Pearl Jam juga menolak menggelar konser di stadion besar. Mereka lebih suka pentas kecil termasuk di halaman kampus. Tur keliling Amerika tersebut akhirnya batal karena perselisihan Pearl Jam dengan Ticketmaster yang menjual harga tiket diatas 20 dollar. Pada tahun 1994 Pearl Jam kembali masuk ke studio rekaman dan menggarap album Vitalogy. Setelah rampung, mereka memecat Dave Abruzzese dan merekrut mantan drumer RHCP (Eleven Jack Irons). Irons adalah sahabat lama Vedder yang dulu sempat ditawari untuk bergabung sebelum masuknya Krusen pada waktu awalnya Pearl Jam terbentuk. Dua minggu pertama, meski di rilis dalam jumlah terbatas(Vitalogy) telah bertengger di tangga lagu Top 60. Begitu dirilis dalam jumlah besar album ini meraih multi platinum dan menerobos ke posisi teratas tangga lagu dengan hit Immortality. Sementara itu para personel Pearl Jam meneruskan tuntutan mereka pada Ticketmaster di tahun 1995.

Pada tahun itu pula, Pearl Jam tampil dalam album Neil Young lewat lagu Mirror Ball. Setelah itu masing-masing personelnya sibuk dengan berbagai proyek sampingan. Eddie sibuk menjalani tur bareng Hovercraft yang ia bentuk pada tahun 1994, Stone mendirikan perusahaan rekaman indie dan McCready membentuk MadSession bareng vocalis Alice In Chains, Layne Stayley(Above). Album keempat, No Code menandai kemunduran popularitas. Eksperimen musik yang mereka lakukan di album ini membuat para penggemar Pearl Jam terkejut. Album No Code banyak menampilkan lagu-lagu bertempo lambat seperti Off He Goes, I'm Open, dan Around The Bend. Perselesihan dengan tiketmaster juga membuat band ini tidak menggelar tur. Praktis di tahun 1997 nama Pearl Jam seakan tenggelam. Mereka lalu bangkit lewat Yield(1998). Di album ini Pearl Jam kembali menggeber musik hard rock dan menggelar konser-konser besaran. Dialbum ini pula Ament dan McCready mulai menulis lagu secara penuh---sebelumnya hanya Gossard dan Vedder yang menulis lagu pada setiap albumnya. Terakhir, Pearl Jam merilis album live yang berjudul Live On Two Leg di akhir tahun 1998.
Seemore...

Arti kata "GRUNGE"

>>SEJARAH MUSIK GRUNGE (Versi 1)

Musik Grunge diawali trend pemunculannya pada awal tahun '80an walau telah ada sebuah band yang memainkan musik Grunge yang telah muncul pada tahun '60an yaitu Crosby, Still, Nash dan Young (Literatur:sejarah Musik Dunia, Gramedia). Bahkan group band ini sempat memeriahkan WoodStock'69(bagi yang ingin dengerin penampilannya silahkan kirim kaset kosongnya biar nanti aku copykan). Disini mereka menyumbangkan 3 tembang Grunge dalam versi unplugged. Kemudian grup musik ini bubar karena kalah dengan trend Punk pada tahun '70an. Hanya tinggal Neil Young yang tetap bisa beradaptasi dan bertahan sehingga membuatnya dijuluki "The Goodfather Of Grunge". (sumber:Majalah Hai edisi WoodStock)

>>SEJARAH MUSIK GRUNGE (Versi 2)

Dalam salah satu konsernya Jimmy Hendrik beratraksi dengan gitarnya menuangi cat dengan berteriak "Grunge!" maka jadilah sebuah aliran musik yang bernama Grunge(ha..ha..haaa did you ever believe that bullshit!). Okelah mungkin memang benar Jimmy Hendrik mengucapkan kata Grunge, tetapi apa hanya karena itu sejarah musik Grunge tercipta dimuka bumi ini ? Of Course Not!. Sejarah suatu aliran musik tentulah melewati suatu fase-fase yang panjang, salah satunya adalah gaya hidup.

>>GAYA HIDUP GRUNGE

Suatu musik pastilah terpengaruh oleh gaya hidup yang dianut, contohnya dalam kehidupan kita sehari-hari. Begitu pula Musik Grunge sangat dipengaruhi oleh gaya hidup
NgeGrunge. Lalu kalian pingin tahu gaya hidup Grunge yang sebenarnya? Bener kalian pingin tahu? Kalian sudah siap sakit hati? Okelah kalau kalian sudah siap untuk sakit hati. Gaya hidup Grunge yang sebenarnya adalah Sampah!.. It's True!. Bahwa gaya hidup Grunge yang asli dari sononya memang adalah gaya hidup yang erat kaitannya dengan sampah. Mereka makan sehari-harinya dari sampah yang dipungut dan dari koin recehan yang dilempar orang,hidup dari tunjangan sosial pemerintah, tidur mabuk di trotoar atau di bangku-bangku taman, sekali-kali ngompas dan melakukan tindak kriminal dan banyak hal lain yang kurang pantas untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Itulah mengapa para musisi pengusung musik Grunge menolak dengan tegas apabila mereka dijuluki musisi Grunge! Mereka antara lain :
Sound Garden dan Alice in Chains. Mereka lebih bangga disebut musisi Hard Rock (pernah lihat album mereka dalam HardRock Compilations#1).
SilverChair dan Pearl Jam lebih bangga jika disebut musisi Alternatif/modern Rock. Hal ini dibuktikan pendapat dari Daniel John(SilverChair) yang mengatakan dirinya sangat menyukai musik Grunge tetapi menolak dengan keras jika disebut musisi Grunge. Dia menolak karena mereka mempunyai fasilitas, mereka kuliah,hidup layak dan kemana-mana naik mobil.


Dan yang ini mungkin paling menyakitkan sorry guys...Sad But True! Nirvana dan Kurt Cobain juga menolak disebut musisi Grunge. Cobain sendiri lebih senang disebut Punkers, karena mereka lebih bisa berfikir dan menyelami jiwa masihng-masing, bukan hanya karena lagunya enak lantas mereka menari dalam berbagai istilah (pogo,moshing,ect..) tetapi nggak tahu apa yang mereka inginkan disampaikan dari lagu tersebut. Cobain sangat membenci ulah anak-anak Grunge yang sedemikian apatis dan egois (ingat lyric In Bloom? Lets check the Lyric!). Kalian pernah melihat t-shirt "Grunge is Dead " ? kalo kepengen lihat bisa sekalian aku copykan. Cobain sendiri sebenarnya pingin membentuk Nirvana band Punk (do you remember ?). Ini dibuktikan bahwa dengan pendapat Christ Novoselic yang menjelaskan bahwa Cobain sebenarnya menginginkan Nirvana menjadi sebuah band Punk bernuansa seperti Sex Pistols tetapi karena ia kekurangan referensi maka jadilah Nirvana menjadi sebuah band Punk yang aneh!(oh..well)


Tetapi band-band tadi sependapat dalam satu hal bahwa Grunge bukanlah gaya hidup yang mereka anut walaupun mereka memainkan musik Grunge, tetapi lebih pada unsur bahwa Grunge is Soul yang mencerminkan tentang kejiwaan yang redup, bercerita tentang sisi lain dari dunia yang orang lain menganggapnya sinting dan lebih pada sifat koreksi pada diri sendiri(gimana kalian setuju nggak dengan yang satu ini?). Di Amerika sendiri kaum Grunge berbaur dalam kehidupannya sehari-hari dengan kaum Punk dan ketika ditanya kenapa nggak sekalian masuk ke musik Punk? Mereka menjawab bahwa itu adalah masalah selera, tidak semua orang menyukai hamburger, ada juga yang suka steak atau hot dog(masuk akal juga).

Lalu bagaimana ciri dari musik Grunge yang mereka sukai itu? Seorang Punk Traveller yang baru saja berkunjung dari Seattle memberikan sedikit penjelasan padaku mengenai musik kaum Grunge disana. Disana mereka berkumpul dalam setiap sudut sepanjang trotoar sambil memainkan instrument musik, berteriak-teriak nggak keruan tetapi dalam konteks musik tersebut dan menganggap bahwa musik tersebut adalah penyampaian dari isi hati mereka(mirip dengan musik soul tetapi yang ini lebih nggak keruan).

>>PERKEMBANGAN MUSIK GRUNGE

Bagaimana perkembangan musik Grunge di daerah asalnya sana? Jawabannya adalah: menurun drastis! Bahkan sekarang disana muncul lagi dengan trend baru dari musisi pengusung / yang memainkan musik Grunge(tahu khan bedanya musisi Grunge dengan musisi pengusung Grunge?). Trend baru ini disebut Seattle Sounds Coopment yaitu pengembangan dan pencampuran antara musik Grunge dengan musik Seattle Sound(lain waktu mungkin akan aku ulas mengenai seattle sound berdasarkan data yang aku peroleh). Para pengusung Seattle Sounds Coopment ini antara lain: Creed dan juga dapat dilihat dari album terbaru Bush dan Pearl Jam, sedangkan SilverChair dengan kecerdasannya dalam bermusik telah berhasil menggabungkan antara Grunge, Seattle Sound dengan musik kontemporer dan Modern(industrial).

Mereka menyebutnya "Musik of Future"(well down). Yang paling mengesankan justru perkembangan musik Grunge di Australia, oh ya di Australia kaum Grunge berbaur dengan penduduk asli sana yaitu kaum Aborigin. Mereka bersatu dan bekerja sama karena musuh utama mereka adalah kaum BONE HEAD. Dan hal ini sama sekali tidak membuat pemerintah untuk membuka matanya menyelamatkan suku Aborogin walau pernah perkampungan mereka dibakar habis!(kalau mengenai ini aku dengar dari wartawan Australia yang kemarin nongkrong di kampus dan bicara omong kosong selama lebih dari dua jam). Kembali ke topik pembicaraan semula! Perkembangan Musik Grunge disana terdongkrak dari kebijaksanaan pemerintah setempat dalam bidang kepariwisatannya. Musik Grunge disana dimasukan dalam agenda pariwisata, dicetak namanya dalam pamflet dan brosur-brosur dan main di Pub-pub elite sekelas dengan musik Jazz dan mempunyai penggemar dan pencinta seni dari kalangan elite pula(sumber: Agenda Pariwisata Australia th'98; perpustakaan Departemen Pariwisata Seni dan Budaya Jawa Timur).

KESIMPULAN DARI ARTIKEL INI :
Kita menyimpulkan bahwa Grunge adalah Jiwa(Grunge is Soul),bukan gaya hidup yang dianut oleh sebagian besar musisi pengusung musiknya.
Kita tahu adanya perbedaan antara musisi Grunge dengan musisi pengusung Grunge(kalian termasuk yang mana?).
Aktif berfikir dan berorganisasi yang positif sehingga menjadikan musik Grunge sebagai musik pergerakan, musik yang meneriakkan kemuakan kita terhadap apa saja yang kita anggap perlu untuk diubah. Dalam hal ini kita tidak boleh kalah dengan Punk/Hardcore yang telah melaju meninggalkan kita. Sekali lagi mari kita tinggalkan jiwa apatis dan egois yang kita adaptasi dari kaum Grunge. Dalam hal aktif berorganisasi positif ini banyak dari musisi pengusung Grunge dan Seattle Sound yang dapat kita teladani. Mereka antara lain :

1. Christ Novoselic(Sweet'75), Aktif mengurusi dan menggalang dana bagi organisasi yang peduli dengan kaum pengungsi korban perang.

2. Dave Grohl(Foo Fighter) dan Sonic Youth, bersama mereka aktif menggalang dana dengan mengadakan konser-konser amal keliling kampus demi kemerdekaan Tibet(Concert of Tibetan Freedom).

3. SilverChair, aktif dalam kampanye perlindungan terhadap hewan, menentang perburuan hewan liar dan percobaan kimia terhadap hewan(Animal Liberation Organization).

4. SilverChair dan Pearl Jam, aktif dalam organisasi menjaga kelestarian laut(check compilations Album: Music for Our Motheroceans).

5. Bush, aktif dalam organisasi semi politik melawan segala bentuk rasisme(Artist Against Racism).


Kesimpulan terakhir dari Newsletter ini adalah :

segera tinggalkan sikap eksklusivisme!! mulailah belajar untuk bergaul dan berbaur tanpa merasa yang satu lebih tinggi dari yang lainnya dan menganggap bahwa musik adalah bahasa pemersatu. Kalian ingatkan bahwa di Amerika kaum Grunge berbaur dengan Punk dan di Australia mereka berbaur dengan suku Aborigin. Nah ! mereka yang sehari-hari otaknya dicekoki oleh alkohol saja bisa bergitu kenapa kita tidak ?
Seemore...

Mengenang Kurt Donald Cobain 1967 - 1994

Aku rasa membingungkan, tidak berdaya, maraah, sepertinya dunia kehilangan seseorang dan sesuatu yang telah jauh jenius tentu dan lagi selain dari pada itu juga apakah Kurt Cobain sangat posesif sekali, halus dan juga manusia yang pengertian sekali. Tragis sekali, manusia tersebut sudah tidak ada lagi disini. Nirvana sudah semestinya di sebut band terbesar tetapi hanya sebuah band saja dengan rilisan dari singenya "Smells Like Teen Spirit" dan yang mendampingi Album tersebut, Nirvana merubah Rock'N Roll semuanya lagi.

Apakah mereka akan membangkitkan perasaan miliyaran orang yang ada didunia dari anak-anak sampai ke orang dewasa yang telah melupakannya dari konflik yang
telah terjadi di jiwa anak muda. "Smells Like Teen Spirit" tidak hanya habis terjual tetapi menjadi bagian terbesar dari Water Mark(maaf kami tidak tahu istilah ini) untuk seluruh dunia. Dari bagian-bagian penampilan kisah Cobain adalah sebuah dokumen yang sangat penting.

Lalu apakah ini menjadi bahan makian atau cacian ? masalah kesehatan dia ? perasaan dia yang bertentangan tentang ketenaran ? atau juga rasa frustasi yang berkepanjangan ?. Kurt Cobain membunuh dirinya bukan karena Rock'N Roll mati ! tetapi karena dari banyak yang terlalu mengagumi dirinya. Beberapa orang yang mendengarkan lirik-lirik lagunya serta tulisan-tulisan lagunya, banyak yang menjiwai juga banyak yang menakutinya.

Emosinya memaksa untuk mengeluarkan imajinasi dari dirinya. Apa yang membuat dia berjauhan tempat setelah bakat menulis menjangkitkan penderitaan, didalam tulisannya itu sudah merupakan semua bagian dari hidupnya atau juga kehidupan kamu ? Cobain lalu selalu dipuja oleh para penggemarnya karena dia telah banyak berbuat dari musisi lainnya "pahlawan tanpa nama'. Kota depresi terpencil dari bagian sebuah negara.

Untuk semua orang-orang, Kurt Cobain meninggal akan menjadi sebuah paku di peti mati Rock'N Roll dan sebuah musik akan menjadi kosong/hampa dari janji dan hidup. Mereka salah ! jika semuanya memberi masalah-masalah emosionalnya dari Kurt Cobain , Rock'N Roll hanya akan memberi hidup darinya. Dan apakah itu membuat semuanya begitu sulit, karena untukku yang paling sedikit.

Dikematiannya Kurt Cobain rahasia kebohongan dari seribu kemarahan dan seribu ruangan kecil diseberang Amerika. Fakta mutlak dari dirinya meskipun menemukan untuk hari dan separuh pernyataan mengerikan. Cobain adalah seseorang yang sangat misterius untuk berbagai alasan, bertanya untuk membantu didalam jiwa kesendiriannya dan jalan hidupnya, juga dia menyukai banyak lainnya yang mencari obat penawar untuk penderitaan mereka bukan mendengarkan untuk hidup dengannya dan semuanya begitu ironis.

Cobain tidak pernah menginginkan untuk menjadi tangkai penerangan untuk para generasinya. Sekarang dia telah mati, dia adalah simbol rasa putus asa yang berkepanjangan dari banyaknya bagian-bagian catatan harian sebuah hidup dari sekian banyaknya manusia di dunia ini. Selamat tinggal Kurt Donald Cobain, kami sangat merindukanmu...
Seemore...

25 Mei, 2008

MENGAPRESIASI KEBISINGAN "GRUNGE"

Ketidakteraturan bunyi dan kebisingan suara distorsi menjadi penanda warna musik grunge yang dipopulerkan oleh Nirvana. Kurt Cobain (gitar/vokal), Chris Novoselic (bas), dan Dave Grohl (drum) menjadi pengusung musik grunge pertama yang mampu menyejajarkannya dengan jenis musik yang lain. Kesuksesan atau lebih tepatnya "kegilaan" mereka sangat melegenda dan menginspirasi generasi setelahnya. Dua belas tahun setelah meninggalnya Kurt Cobain, Nirvana masih menjadi acuan bermusik bagi generasi muda saat ini. Nirvana yang dinilai merevitalisasi musik punk dan rock n roll ini membuka wacana baru melalui musik mereka yang keluar dari harmoni musik. Musik mereka setia dengan bunyi
distorsi gitar dan bas sepanjang lagu, beat yang nyaman di telinga berubah cepat dan bising, kemudian melambat, cepat lagi, dan mendadak selesai. Ketidakteraturan ritme dan harmoni itu akrab di telinga penggemar musik grunge, melalui lagu Smells Like Teen Spirit dalam album Nevermind (1991). Album ini mendongkrak popularitas Nirvana dan musik grunge-nya. Di Yogyakarta, lagu ini menjadi semacam lagu wajib dalam pentas band-band amatir dan bertahan hingga tahun 1995. Lagu-lagu Nirvana kemudian mulai jarang dipentaskan, tetapi spirit bermusik mereka tetap menyala di hati anak-anak muda. Album pertama Nirvana, Bleach (1989), memang tidak meledak. Album ini menjadi semacam perkenalan musik alternatif di tengah arus musik rock metal. Musik alternatif kemudian memperoleh tempat yang layak setelah dirilis album Nevermind. Musik alternatif rock yang dikenalkan oleh Nirvana merupakan revitalisasi dari musik punk dan rock n roll, yang dikenal juga dengan musik post-punk. Musik punk yang dinilai berakhir masanya pada awal tahun 1980-an, ternyata masih menyimpan kekuatan dan muncul sebagai jenis musik baru yang lebih liar. Musik post-punk lebih keras dan lengkap bunyinya, yang didukung oleh perkembangan teknologi digital. Suara-suara aneh, melengking, dan berisik menusuk telinga menghasilkan dengung yang mengisi kepala. Warna musik itulah yang muncul dalam pentas Kolaborasi Musisi di Java Cafe, Rabu (20/9). Gelaran musik dua bulanan ini mengangkat tema "Nirvana". Lima musisi yang berkolaborasi adalah Brian-Esnanas (bass), Fendy-Bre (gitar), Dori-Endank Soekamti (vokal, gitar), dan Ary-Stereovila (drum), membawakan lagu-lagu Nirvana dalam format elektrik dan akustik. Dalam format elektrik, kebisingan mengisi ruangan kafe. Tata suara yang di-set pada volume tinggi menambah kekuatan vibrasi musik yang merangsang detak jantung bertambah cepat. Tubuh pun tak kuasa menahan vibrasi. Di depan panggung, anak-anak muda yang haus musik alternatif menari pogo, saling membenturkan tubuh seperti orang kesetanan. Ketidakteraturan dalam musik diekspresikan dalam gerak tubuh yang saling bertubrukan. Bagi generasi saat ini, musik yang disharmoni itu justru mampu menyalakan semangat perlawanan. Nuansa yang lahir dari balik kehidupan Cobain yang suram. Suara yang berdenging di telinga dan suara yang saling bertabrakan mengekspresikan protes pada kekacauan kehidupan. Apa yang didengar adalah apa yang dirasakan dan itulah musik. "Event seperti ini merupakan ajang apresiasi musik bagi anak- anak muda. Nirvana merupakan sebuah legenda yang menginspirasi anak- anak muda untuk terus bermusik. Karena itu, dibutuhkan ruang-ruang apresiasi bagi mereka," kata Anang Batas, pemilik Java Cafe. Ruang apresiasi musik yang independen seperti inilah yang menghidupkan warna-warni dunia musik. Komunitas musik dari berbagai aliran berkumpul dan berinteraksi tanpa batas pemisah antarindividu.
Seemore...

"...Kurt Cobain Story (Death Is His Call )...."

Karena kecanduan heroin, Kurt dan Courtney harus mendapat pengawasan dalam mengasuh anak. Bolak-balik masuk rehab, ternyata tubuh Kurt terlalu lemah buat nanggung akibatnya. Pada 8 April 1994, Kurt ditemukan tewas.Awal 1992, penjualan album Nevermind sukses berat. Order buat manggung pun makin menjadi-jadi. Di saat yang sama berita tentang pernikahan Kurt Cobain dan Courtney Love merebak cepat. Terutama setelah mereka bertunangan di bulan Desember 1991. Padahal pasangan ini masih belum nge-set tanggal perkawinannya. Sebelum akhirnya menikah bulan Februari, Courtney ngasih pengakuan tentang kehamilannya. Terang aja Kurt panik dan ketakutan. Bukan lantaran pacarnya hamil duluan, tapi gara-gara
heroin yang sering mereka konsumsi bareng.Untuk nanggulangin rasa takut, pasangan ini langsung ngontak seorang dokter untuk terapi obat-obatan. Selama beberapa minggu, kedua pasangan ini harus ngejalanin terapi detox. Terapi ini sempet bikin Kurt dan Courtney sakit, maklum mereka udah terlalu nagih heroin. Nggak berapa lama setelah terapi, Kurt dan Nirvana tur keliling Asia Pasifik. Saat balik dari Jepang, Kurt memutuskan untuk menikah di Hawaii pada tanggal 24 Februari 1992. Lucunya nggak satu pun keluarga Kurt maupun Courtney yang hadir di sana. Pasangan ini menikah ala kadarnya. Kurt bahkan hanya memakai piyama. Sedangkan Courtney mengenakan terusan sutra antik. Nggak ada yang istimewa dari acara pernikahan mereka!Setelah menikah, bukan berarti kebiasaan Kurt make heroin berkurang, doi malah pake secara sembunyi-sembunyi. Kebiasaan ini udah mulai tercium oleh berbagai media di Amrik. Apalagi Nirvana makin jarang naik panggung. Untuk menyangkal berita itu, perusahaan rekaman Nirvana hanya menegaskan kalo Kurt mengalami gangguan perut. Dalam sebuah tur Nirvana bulan Juni di Eropa, Kurt lagi-lagi mengalami gangguan pada perutnya. Kali ini, ia langsung dilariin ke rumah sakit. Setelah dirawat sekitar sejaman, kondisi Kurt mulai membaik, dan dia diperbolehkan naik panggung keesokan harinya. Sampai akhirnya di bulan Agustus, Kurt memutuskan untuk masuk rehab di RS Cedars-Sinai, Los Angeles. "Gue muntah-muntah dan harus nahan sakit perut yang luar biasa," komen Kurt soal proses rehabnya.Pada 18 Agustus 1992, Frances Bean Cobain lahir dengan berat 3 kg. Saat itu Kurt masih dalam masa rehab. Dan pas Courtney melahirkan, Kurt jatuh pingsan karena kondisi fisiknya yang kelewat lemah. Keesokan harinya, Kurt kabur dari rumah sakit buat beli heroin. Dalam keadaan nggak sadar ia balik lagi ke rumah sakit dan bawa pistol yang udah diisi peluru. Doi malah ngajakin Courtney buat bunuh diri bareng. Untungnya Courtney nggak langsung mengiyakan ajakan Kurt. Cewek yang punya bodi seksi ini langsung inget Frances, yang baru aja lahir. Dua hari setelah Frances lahir, pasangan ini harus nerima kenyataan yang paling pahit. Dinas Kesejahteraan Anak menyatakan kalo pasangan ini nggak layak untuk merawat Frances, terutama karena kelakuan Kurt yang drugs addict.Courtney sendiri sangat terpukul dengan kejadian itu. Terlebih lagi setelah sidang memutuskan, bahwa mereka nggak boleh membesarkan Frances tanpa pengawasan pengadilan. Kurt sendiri diharuskan masuk rehab selama sebulan penuh. Selama masa rehab, Kurt sempet terbang ke Inggris bareng Nirvana. Sayangnya konser Nirvana nggak seberapa sukses. Dan Kurt kembali masuk rehab di Marina Del Rey. Selama rehab, Kurt selalu ngerasa kesepian. Apalagi pertemuannya dengan Courtney dan Frances sangat dibatasi. Nggak jarang ia nuangin semua perasaannya ke dalam surat. Bulan Maret 1993, Kurt dan Courtney pindah ke Seattle dan menempati sebuah rumah yang luas tanahnya sekitar 6 ribu meter. Kepindahan mereka ke Seattle ternyata membawa arti yang lebih dalam. Sebab saat itu pasangan ini akhirnya diperbolehkan merawat Frances, tanpa intervensi pengadilan. "Being with my baby is the best drug in the world," begitu kata Kurt dalam sebuah wawancara.OD BERKALI-KALI Biarpun duit yang dihasilkan Kurt udah ribuan dollar, tapi penampilannya makin hari makin berantakan. Apalagi kalo bukan gara-gara pengaruh heroin. Semua orang di band udah mulai ngeh kalo Kurt pake heroin But there's nothing they could do!Sepanjang tahun '92, Kurt dan Courtney menghabiskan sekitar 76 ribu dollar untuk biaya rehab mereka. Toh, biaya yang sangat besar itu nggak menghalangi Kurt buat jadi junkie lagi. Awal Mei, Kurt kembali over dosis. Saat polisi dan tim medis datang, keadaan tubuh Kurt udah mulai membiru. Untungnya, Courtney udah mulai terbiasa dengan keadaan ini. Saat dia nemuin Kurt tergeletak, Courtney langsung ngasih valium dan nyuntikin Narcan (sejenis obat untuk nanggulangi heroin). Again, he's lucky to be alived and breathed! Gara-gara kejadian di bulan Mei itu, Courtney ngedesak Kurt buat manggil psikiater dan ikutan kelas konsultansi. Tapi ide tadi nggak digubris Kurt. Sebulan kemudian, Kurt terbang ke New York untuk sebuah interview bersama Jon Savage. Saat ditanya tentang pengaruh heroin terhadap hidupnya, Kurt ngasih jawaban palsu. "Gue pake heroin sekitar setahun, itu juga on and off," ujarnya. Padahal 12 jam kemudian, Kurt ditemukan tergeletak di kamar mandi hotel akibat over dosis. Beberapa bulan kemudian, Kurt dan Nirvana diminta tampil dalam MTV Unplugged. Entah gimana, Kurt sempet ogah tampil di acara itu. Terang aja, para petinggi MTV kebingungan. Terutama dengan kelakuan Kurt yang supermanja itu. Nih cowok minta dibeliin Kentucky Fried Chicken! Ternyata setelah makan KFC, Kurt malah muntah-muntah. Ujung-ujungnya dia minta dibeliin heroin buat penenang. Jelas aja permintaan Kurt ditolak mentah-mentah. Sebagai gantinya Kurt disuruh nenggak Valium!Sebenernya saat syuting MTV Unplugged, perut Kurt mulai bermasalah lagi. Yang dimuntahkan bukan hanya makanan tapi juga darah. Beberapa dokter memberi diagnosa yang berbeda-beda. Sampe Kurt memutuskan untuk menggunakan heroin untuk menghilangkan rasa sakit pada perutnya. Awal 1994, Iris Cobain, nenek Kurt masuk rumah sakit di Seattle. Boleh dibilang Kurt punya ikatan yang kuat dengan Iris. Berkat Iris jugalah, Kurt mulai berbicara lagi dengan Don, ayahnya. Kejadian ini punya makna tersendiri buat keluarga Cobain. Don dan Kurt mulai terlihat memperbaiki hubungan mereka, walaupun hanya lewat kabel telpon. MENJEMPUT KEMATIANTanggal 8 April 1994, seorang teknisi listrik datang ke rumah Kurt di Lake Washington Boulevard untuk merenovasi sistem alarm. Namun kemudian terjadi kepanikan, karena teknisi tadi malah menemukan tubuh Kurt yang udah nggak bernyawa. Kurt ditemukan tewas dengan keadaan mengenaskan. Sebuah tembakan melubangi kepalanya. Dugaan keras yang muncul saat itu: Kurt berusaha bunuh diri. Hasil otopsi membuktikan bahwa kadar heroin yang ada dalam darah Kurt kelewat tinggi. Nggak ada kalimat yang bisa menggambarkan betapa hancurnya perasaan Courtney, Wendy, dan Kim saat mendengar berita kematian Kurt. Saat itu nggak ada satu pun di antara mereka yang berada di dekat Kurt.Kematian cowok yang dianggap sebagai dewa grunge itu tersebar dengan cepat. Courtney yang tengah menjalani rehab di LA langsung terbang ke Seattle bersama Frances. Berdiri di samping mayat Kurt, ibu muda itu hanya bisa menahan nafas dan menyentuh tubuh suaminya. Why? Satu kata yang berkali-kali diucapkan oleh Courtney. Ribuan orang hadir dengan membawa lilin, bunga, serta baju flanel di Seattle Flag Center. Sebelum dikremasi keesokan harinya, mayat Kurt disemayamkan di gereja Unity, Seattle. Akhirnya Courtney menguburkan sebagian abu Kurt di bawah pohon Willow di depan rumah mereka. Lima tahun kemudian, Wendy Cobain membuat upacara kecil untuk memperingati kematian anaknya. Sisa abu Kurt disebarkan oleh Frances di belakang rumah keluarga Cobain. "Like Hamlet, I have to choose between life and death." Begitu suatu kali ia pernah menulis. Dan, ia memilih yang kedua. The young talented musician has joined his suicide buddies as Janis Joplin and Hendrix! (Tari, dari Heavier Than Heaven: A Biography of Kurt Cobain, by Charles R. Cross).
Seemore...